Recent Blog post
Keanekaragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia
Perhatikan orang-orang yang ada di lingkungan sekitarmu! Misalnya, teman-teman sekelas dan tetangga-tetanggamu. Apakah mereka satu suku bangsa dengan kamu? Adakah teman atau tetangga yang tidak satu suku bangsa dengan kamu? Dalam kehidupan sehari-hari, kita biasa bertemu dan bergaul dengan orang-orang dari berbagai suku bangsa. Mengapa hal ini terjadi? Hal ini terjadi karena di negara kita terdapat bermacam-macam suku bangsa.
- a. Keragaman Suku Bangsa di Indonesia
1. Menyebutkan dan menjelaskan keragaman suku bangsa di Indonesia.
2. Menyebutkan dan menjelaskan keragaman budaya di Indonesia.
3. Hidup bersama dalam keragaman suku bangsa dan budaya.
4. Menunjukkan sikap menghargai keragaman suku bangsa dan budaya.
1. Persebaran suku bangsa di Indonesia
Suku bangsa adalah bagian dari suatu bangsa. Suku bangsa mempunyai ciri-ciri mendasar tertentu. Ciri-ciri itu biasanya berkaitan dengan asal-usul dan kebudayaan. Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk mengenal suatu suku bangsa, yaitu: ciri fisik, bahasa, adat istiadat, dan kesenian yang sama. Contoh ciri fisik, antara lain warna kulit, rambut, wajah, dan bentuk badan. Ciri-ciri inilah yang membedakan satu suku bangsa dengan suku bangsa lainnya. Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas. Mereka percaya bahwa mereka berasal dari keturunan yang sama. Mereka juga merasa sebagai satu golongan. Dalam kehidupan sehari-hari mereka mempunyai bahasa dan adat istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang
mereka. Dari mana nenek moyang bangsa Indonesia berasal? Ada teori yang
menyatakan penduduk Indonesia berasal dari daratan Cina Selatan, Provinsi Yunan sekarang. Ada juga teori “Nusantara.” Mari kita bahas kedua teori ini.
Menurut teori pertama Suku bangsa Yunan datang ke Indonesia secara bergelombang. Ada dua gelombang terpenting.
1. Gelombang pertama terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu. Mereka yang pindah dalam pe-riode ini kemudian dikenal sebagai rumpun bangsa Proto Melayu. Proto Melayu disebut juga Melayu Polynesia. Rumpun bangsa Proto Melayu tersebar dari Madagaskar hingga Pasifik Timur. Mereka bermukim di daerah pantai. Termasuk dalam bangsa Melayu Tua adalah suku bangsa Batak di Sumatera, Dayak di
Kalimantan, dan Toraja di Sulawesi.
2. Gelombang kedua terjadi sekitar 2000 tahun lalu, disebut Deutero Melayu. Mereka disebut penduduk Melayu Muda. Mereka mendesak Melayu Tua ke pedalaman Nusantara. Termasuk bangsa Melayu Muda adalah suku bangsa Jawa, Minang-kabau, Bali, Makassar, Bugis, dan Sunda.
Menurut teori “Nusantara” penduduk Indonesia tidak berasal dari luar. Teori ini didukung banyak ahli, seperti J.Crawfurd, K.Himly, Sutan Takdir Alisjahbana, dan Gorys Keraf. Menurut para ahli ini penduduk Indonesia (bangsa Melayu) sudah memiliki peradaban yang tinggi pada bada ke-19 SM. Taraf ini hanya hanya dapat dicapai setelah perkembangan budaya yang lama. Hal ini menunjukkan penduduk Indonesia tidak berasal dari mana-mana, tetapi berasal dan berkembang di Nusantara. Meskipun ada teori yang menyebutkan bahwa bangsa Indonesia mempunyai nenek moyang yang sama, kenyataannya ada beraneka ragam suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah suku bangsa di Indonesia. Diperkirakan ada 300 sampai 500 suku bangsa yang tinggal di Indonesia. Perbedaan jumlah ini dikarenakan perbedaan para ahli dalam mengelompokkan suku bangsa.
Lalu apa yang menyebabkan terjadinya keragaman suku bangsa di Indonesia? Keragaman suku bangsa di Indonesia antara lain disebabkan oleh:
1. perbedaan ras asal,
2. perbedaan lingkungan geografis,
3. perbedaan latar belakang sejarah,
4. perkembangan daerah,
5. perbedaan agama atau kepercayaan, dan
6. kemampuan adaptasi atau menyesuaikan diri.
Dari faktor-faktor di atas, faktor lingkungan geografis dan kemampuan adaptasi atau menyesuaikan diri sangat berpengaruh. Faktor lingkungan geografis yang menyebabkan keanekaragaman suku bangsa antara lain sebagai berikut.
1. Negara kita berbentuk kepulauan. Penduduk yang tinggal di satu pulau terpisah dengan penduduk yang tinggal di pulau lain. Penduduk tiap pulau mengembangkan kebiasaan dan adat sendiri. Dalam waktu yang cukup lama akan berkembang menjadi kebudayaan yang berbeda.
2. Perbedaan bentuk muka bumi, seperti daerah pantai, dataran rendah, dan pegunungan. Penduduk beradaptasi dengan kondisi geografis alamnya. Adaptasi itu dapat terwujud dalam bentuk perubahan tingkah laku maupun perubahan ciri fisik. Penduduk yang tinggal di daerah pegunungan misalnya, akan berkomunikasi dengan suara yang keras supaya dapat didengar tetangganya. Penduduk yang tinggal di daerah pantai atau di daerah perairan akan mengembangkan keahlian menangkap ikan, dan sebagainya.
Perubahan keadaan alam dan proses adaptasi inilah yang menyebabkan adanya keanekaragaman suku bangsa di Indonesia. Besar kecilnya suku bangsa yang ada di Indonesia tidak merata. Suku bangsa yang jumlah anggotanya cukup besar, antara lain suku bangsa Jawa, Sunda, Madura, Melayu, Bugis, Makassar, Minangkabau, Bali, dan Batak. Biasanya suatu suku bangsa tinggal di wilayah tertentu dalam suatu provinsi di negara kita. Namun tidak selalu demikian. Orang Jawa, orang
Batak, orang Bugis, dan orang Minang misalnya, banyak yang merantau ke wilayah lain.
2. Menghormati keragaman suku bangsa
Bangsa kita terdiri dari bermacam-macam suku bangsa. Keragaman suku bangsa ini merupakan kekayaan bagi bangsa kita. Kita harus mengembangkan sikap menghormati suku-suku bangsa lain dan kebudyaan yang berbeda dengan kebudayaan kita. Bagaimana kita bisa bersikap menghormati keragaman suku bangsa yang ada di tanah air? Kita bisa mengembangkan sikap berikut ini :
1. Menerima suku-suku bangsa lain dalam pergaulan sehari-hari. Dalam
pergaulan di masyarakat, kita tidak hanya bertemu orang satu suku
bangsa. Apalagi kalau kita tinggal di kota. Orang-orang dari suku lain
harus kita terima. Mereka adalah saudara kita satu bangsa.
2. Menambah pengetahuan kita tentang suku-suku lain. Mempelajari suku
bangsa lain tidak harus datang ke daerah tempat tinggal mereka. Kita
bisa belajar tentang adat istiadat, kesenian, dan bahasa mereka.
Dengan mengenal lebih dalam suku-suku lain, ki-ta akan memahami
adat istiadatnya. Dengan demikian kita tidak akan mudah curiga.
3. Tidak menjelek-jelekkan, menghina, dan merendahkan suku-suku bangsa
lain. Kita, manusia yang diciptakan Tuhan dengan harkat dan martabat
yang sama. Oleh karena itu, kita tidak boleh menghina suku
bangsa lain.
Mengapa kita harus menghormati keragaman suku bangsa? Keragaman suku bangsa merupakan kenyataan bangsa kita. Inilah kekayaan bangsa kita. Kalau kita tidak menghormati suku bangsa sendiri, kita tidak akan menjadi bangsa yang kuat. Kita tidak boleh hanya membanggakan suku bangsa kita sendiri dan merendahkan suku bangsa lain. Kalau kita tidak menghormati keanekaragaman suku bangsa, tidak akan tercipta kedamaian dalam hidup bersama. Tidak adanya saling menghormati antarsuku bangsa
akan menimbulkan konflik. Contohnya banyak. Antara lain konflik di Poso, konflik di Sambas, dan konflik di Maluku. Dengan adanya konflik-konflik itu persatuan dan kesatuan bangsa jadi ternodai. Bila terjadi perselisihan antarsuku bangsa, bangsa kita akan lemah. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita mengembangkan sikap saling menghormati antarsuku
bangsa.
b. Keanekaragaman Budaya di Indonesia
Di antara makhluk-makhluk hidup, hanya manusia yang menghasilkan kebudayaan. Dengan akal budi yang dimilikinya, manusia membentuk kebudayaan. Hal ini cocok dengan istilah kebudayaan itu sendiri. Istilah budaya berasal dari kata Sansekerta, yaitu buddayah atau buddhi yang berarti akal budi. Kebudayaan berarti segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia.
Ada tiga bentuk kebudayaan, yaitu kebudayaan dalam bentuk gagasan,
kebiasaan, dan benda-benda budaya.
1. Kebudayaan yang berupa gagasan, antara lain ilmu pengetahuan, adat
istiadat, dan peraturan.
2. Kebudayaan yang berupa kebiasaan, antara lain cara mencari makan
(mata pencarian), tata cara pergaulan, tata cara perkawinan, kesenian,
dan bermacam-bermacam upacara tradisi.
3. Kebudayaan yang berupa benda adalah semua benda yang diciptakan
oleh manusia, seperti alat-alat keperluan sehari-hari, rumah, perhiasan,
pusaka (senjata), kendaraan, dan lain-lain.
Manusia menciptakan kebudayaan untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhannya. Selain itu, kebudayaan juga diciptakan untuk mengolah alam agar bermanfaat untuk kehidupan manusia. Karena kondisi lingkungan alam berbeda-beda, maka terjadilah keanekaragaman kebudayaan.
1. Mengenal keragaman budaya di Indonesia
Wilayah Indonesia sangatlah luas. Lingkungan tempat tinggal penduduk Indonesia juga bermacam-macam. Ada penduduk yang tinggal di daerah pantai; ada yang tinggal di pegunungan; ada yang tinggal di daerah dataran rendah; dan lain-lain. Maka tidak heran kalau terjadi beraneka ragam kebudayaan di Indonesia. Kita ambil satu contoh bentuk rumah. Lingkungan tempat tinggal mempengaruhi bentuk rumah tiap suku bangsa. Rumah adat di Jawa dan di Bali biasanya dibangun langsung di atas tanah. Sementara rumah-rumah adat di luar Jawa dan Bali dibangun di atas tiang atau disebut rumah panggung. Mengapa dibuat rumah panggung? Alasan orang membuat
rumah panggung antara lain untuk meghindari banjir dan menghindari binatang buas. Kolong rumah biasanya dimanfaatkan untuk memelihara ternak dan menyimpan barang. Keanekaragaman budaya dapat dilihat dari bermacam-macam bentuk rumah adat. Berikut ini beberapa contoh rumah adat.
1. Rumah Bolon (Sumatera Utara).
2. Rumah Gadang (Minangkabau, Sumatera Barat).
3. Rumah Joglo (Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur).
4. Rumah Lamin (Kalimantan Timur).
5. Rumah Bentang (Kalimantan Tengah).
6. Rumah Tongkonan (Sulawesi Selatan).
7. Rumah Honai (Rumah suku Dani di Papua).
Setiap suku bangsa mempunyai adat istiadat. Adat istiadat itu mengatur
kehidupan bersama. Adat istiadat tercermin dalam pakaian adat, berbagai upacara adat, seperti upacara kematian, perkawinan, kelahiran, serta dalam tata pergaulan. Pakaian adat dipakai dalam upacara-upacara adat. Namun, ada juga pakaian adat yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Setiap suku bangsa mempunyai upacara adat dalam peristiwa-peristiwa penting kehidupan. Misalnya upacara-upacara kelahiran, penerimaan menjadi anggota suku, perkawinan, kematian, dan lain-lain. Nama dan bentuk upacara menandai peristiwa kehidupan itu berbeda-beda dalam masingmasing
suku. Beberapa contoh upacara adat yang dilakukan suku-suku di Indonesia antara lain sebagai berikut :
1. Mitoni, tedhak siti, ruwatan, kenduri, grebegan (Suku Jawa).
2. Seren taun (Sunda).
3. Kasodo (Tengger).
4. Nelubulanin, ngaben (Bali).
5. Rambu solok (Toraja).
Keberagaman kebudayaan di Indonesia juga tampak dalam kesenian daerah. Ada bermacam-macam bentuk kesenian daerah. Berikut ini beberapa bentuk kesenian daerah.
1. Musik dan lagu daerah.
2. Tari-tarian tradisional daerah.
3. Seni pertunjukkan tradisional.
4. Seni lukis, ukir, pahat, dan anyaman tradisional.
Selain hasil kesenian yang sudah disebutkan di atas, suku-suku bangsa di Indonesia juga mempunyai hasil karya seni dalam bentuk benda. Karya seni yang dihasilkan oleh seniman-seniman dari berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia, antara lain seni lukis, seni pahat, seni ukir, patung, batik, anyaman, dan lain-lain. Benda-benda karya seni yang terkenal, antara lain ukiran Bali dan Jepara, Patung Asmat dan patung-patung Bali, anyaman dari suku-suku Dayak di Kalimantan, dan lain-lain. Hasil kerajinan seni ini menjadi barang-barang cindera mata yang sangat digemari turis mancanegara.
2. Menghormati budaya di Indonesia
Banyak orang asing yang begitu kagum akan hasil budaya suku-suku bangsa di Indonesia. Hasil budaya bangsa yang mengagumkan itu, antara lain seni bangunan seperti Candi Borobudur, seni musik seperti gamelan Jawa dan Bali, seni tari seperti tari Kecak, seni pahat seperti patung-patung yang dibuat orang Asmat. Keanekaragaman budaya merupakan kekayaan bangsa kita. Kebudayaan-kebudayaan daerah merupakan modal utama untuk mengembangkan kebudayaan nasional. Kebudayaan nasional adalah puncak-puncak kebudayaan daerah yang ada di wilayah Indonesia. Kebudayaan daerah yang dapat menjadi kebudayaan nasional harus memenuhi syarat-syarat, seperti:
a. menunjukkan ciri atau identitas bangsa;
b. berkualitas tinggi sehingga dapat diterima oleh seluruh bangsa Indonesia;
dan
c. pantas dan tepat diangkat sebagai budaya nasional.
Kebudayaan nasional harus memiliki unsur-unsur budaya yang mendapat
pengakuan dari semua bangsa kita, sehingga menjadi milik bangsa.
Kebudayaan nasional dilaksanakan pada saat kegiatan tingkat nasional,
seperti perayaan peringatan kemerdekaan 17 Agustus, peringatan hari-hari
nasional, dan kegiatan kantor pemerintah atau swasta. Sebagai warga negara Indonesia kita seharusnya bangga dengan adanya keanekaragaman kebudayaan. Bermacam-macam bentuk kebudayaan itu merupakan warisan yang tak ternilai harganya. Kita harus menghormati keanekaragaman budaya. Kita juga harus melestarikan dan mengembangkan berbagai bentuk warisan budaya yang ada sekarang ini.
Bagaimana cara menghormati keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia? Sikap menghormati keanekaragaman budaya dapat kita tunjukkan dengan sikap-sikap berikut ini.
1. Menghormati kelompok lain yang menjalankan kebiasaan dan adat
istiadatnya.
2. Tidak menghina hasil kebudayaan suku bangsa lain.
3. Mau menonton seni pertunjukan tradisional.
4. Mau belajar dan mengembangkan berbagai jenis seni tradisional
seperti seni tari, seni musik, dan seni pertunjukan.
5. Bangga dengan hasil kebudayaan dalam negeri.
Persebaran Suku Bangsa di Indonesia
|
No
|
Daerah
|
Suku Bangsa
|
|
1
|
Nanggroe Aceh Darussalam |
Aceh, Gayo, Alas, Simeuleu |
|
2
|
Sumatra Utara |
Batak, Nias, Melayu |
|
3
|
Sumatra Barat |
Minangkabau, Mentawai |
|
4
|
Riau |
Melayu, Sakai |
|
5
|
Jambi |
Melayu, Kubu, Kerinci |
|
6
|
Sumatra Selatan |
Palembang, Melayu, Kubu |
|
7
|
Bengkulu |
Melayu, Rejang, Enggano |
|
8
|
Lampung |
Lampung, Jawa, Melayu |
|
9
|
DKI Jakarta |
Sunda, Betawi |
|
10
|
Jawa Barat |
Sunda, Badui |
|
11
|
Jawa Tengah |
Jawa |
|
12
|
Jawa Timur |
Jawa, Madura, Tengger |
|
13
|
D.I. Yogyakarta |
Jawa |
|
14
|
Bali |
Bali, Madura |
|
15
|
Nusa Tenggara Barat |
Bali, Sasak, Sumbawa, Bima |
|
16
|
Kalimantan Tengah |
Melayu, Dayak, Kutai |
|
17
|
Kalimantan Timur |
Melayu, Dayak, Kutai |
|
18
|
Kalimantan Selatan |
Melayu, Banjar, Dayak |
|
19
|
Sulawesi Selatan |
Bugis, Makassar, Toraja |
|
20
|
Sulawesi Tenggara |
Mekongga, Tolaki, Buton, Muna |
|
21
|
Sulawesi Tengah |
Toli-toli, Toraja, Laina, Tomini, Lore |
|
22
|
Sulawesi Utara |
Minahasa, Bolaang, Mangondow, Gorontalo |
|
23
|
Maluku |
Ambon, Kei, Tanimbar, Seram |
|
24
|
Maluku Utara |
Ternate |
|
25
|
Gorontalo |
Gorontalo |
|
26
|
Banten |
Sunda, Badui |
|
27
|
Bangka-Belitung |
Bangka, Belitung |
|
28
|
Irian Jaya (Papua) |
Asmat, Sentani, Biak, Marindanim |
|
29
|
Nusa Tenggara Timur |
Alor, Solor, Roti, Sawu, Sumbawa, Flores |
|
30
|
Kalimantan Barat |
Melayu, Dayak, Kayan |
Rumah Adat di setiap Provinsi di Indonesia
|
No
|
Provinsi
|
Nama Rumah Adat
|
|
1
|
Nanggroe Aceh Darussalam |
Krong Bade |
|
2
|
Sumatra Utara |
Bolon |
|
3
|
Riau |
Selaso Jatuh Kembar |
|
4
|
Riau Kepulauan |
Selaso Jatuh Kembar |
|
5
|
Bangka Belitung |
Rakit |
|
6
|
Sumatra Barat |
Gadang |
|
7
|
Bengkulu |
Bubungan Limo |
|
8
|
Jambi |
Melayu Selaso |
|
9
|
Sumatra Selatan |
Limas |
|
10
|
Lampung |
Nuwo Sesat |
|
11
|
D.K.I Jakarta |
Kebaya |
|
12
|
Jawa Barat |
Kasepuhan |
|
13
|
Banten |
Kaspuhan |
|
14
|
Jawa Tengah |
Joglo |
|
15
|
D.I Yogyakarta |
Bangsal Kencono |
|
16
|
Jawa Timur |
Joglo |
|
`17
|
Bali |
Natah |
|
18
|
Nusa Tenggara Barat |
Dalam Loka Samawa |
|
19
|
Nusa Tenggara Timur |
Soo Aa Mosa Lakitana |
|
20
|
Kalimantan Barat |
Rumah Panjang |
|
21
|
Kalimantan Tengah |
Betang |
|
22
|
Kalimantan Selatan |
Bubungan Tinggi |
|
23
|
Kalimantan Timur |
Lamin |
|
24
|
Sulawesi Utara |
Bolaang Mangondow |
|
25
|
Sulawesi Tengah |
Souraja |
|
26
|
Sulawesi Selatan |
Tongkonan |
|
27
|
Sulawesi Barat |
Tongkonan |
|
28
|
Gorontalo |
Souraja |
|
29
|
Sulawesi Tenggara |
Laikas |
|
30
|
Maluku |
Baileo |
|
31
|
Maluku Utara |
Baileo |
|
32
|
Papua |
Honai |
|
33
|
Papua Barat |
Honai |
Tarian Dan Lagu Daerah di Setiap Provinsi di Indonesia
|
No
|
Provinsi
|
Tari
|
Lagu Daerah
|
|
1
|
Nanggroe Aceh Darusslam |
Seudati, Saman, Meusekat, Ular-ular, Pukat |
Piso Surit, Bungong Jeumpa |
|
2
|
Sumatra Utara |
Serampang Dua Belas, Tor-tor, Manduda, endek-endek |
Butet, Sing-Song So, Anju Ahu, Marsilap Ari, Sengko-Sengko |
|
3
|
Sumatra Barat |
Piring, Payung, Randai |
Ayam Den Lapeh, Dayung Palainggan, Kampuang Nan Jau Di Mato |
|
4
|
Riau dan Kepulauan Riau |
Mak Yong, Zapin, Belian, Tandak, Joged Lambak |
Soleram, Langgam Melayu |
|
5
|
Jambi |
Selampit Delapan, Rangkung, Sekapur Sirih, Kisan |
Injit-Injit Semut, Selendang Mayang, Timang-timang Anakku Sayang, Pinang Muda, Batanghari |
|
6
|
Bengkulu |
Tabot, Madun Kejai,Kumbang Meak, Bungo Gading |
Lalan Bebek |
|
7
|
Sumatra Selatan |
Gending Sriwijaya, Tenggai Dana Sabung, Tepak Sekapur Sirih,Putri Bekhusek |
Langgam Melayu, Dek Sangke, Tari Tanggai, Kabile-Kabile |
|
8
|
Lampung |
Melinting, Agung Suci, Parci Serumpun, Jangget |
Kulintang Lampung, Adi-Adi Laun Lembar, Lipang-Lipangdang |
|
9
|
DKI Jakarta |
Topeng, Ondel-Ondel, Yapong, Cokek, Ronggeng |
Jali-Jali, Kicir-kicir, Keroncong Kemayoran, Surilang |
|
10
|
Jawa Barat dan Banten |
Jaipong, Banjet, Pati Laras, Topeng Kuncaran, Merak |
Cing Cangkeling, Bubuy Bulan, Manuk Dadali, Tokecang |
|
11
|
Jawa Tengah |
Serimpi, Bambangan Cakil, Gatutkaca, Gandung |
Gundeul Pacul, Gambang Suling, Lir-ilir, Gek Kepiye, Pitik, Tukung, Suwe Ora Jamu |
|
12
|
D.I. Yogyakarta |
Bondan, Gambir, Anom, Bedaya, Serimpi, Sangupati |
Pitik Tukung |
|
13
|
Jawa Timur |
Jaran Kepang, Banyuwangi, Jejer, Remong, Ngremo, Okik, Ketek Ogleg |
Kerapan Sapi, Tanduk Majen |
|
14
|
Bali |
Kecak, Leging, Janger, Pendet, Barong, Sanghiyang |
Ma Cepet-cepetan, Meyong-meyong, Janger Dewa Ayu |
|
15
|
NTB |
Batutangga, Mpaa Lenggo, Kayak Sando, Oncer, Rudat, Gandring |
Kupendi Jangi, Pai Mura Rame, Orlen-Orlen, O Re Re, Tebe O Nama |
|
16
|
NTT |
Perang, Bido Feto Eman |
Desaku, Potong Bebek, Anak Kambing Saya |
|
17
|
Kalimantan Barat |
Malim Melana, Seri Kuning, Monong, Mak Yong, Japin Berkilah |
Cik-Cik Periok |
|
18
|
Kalimantan Tengah |
Kumbang Padang, Kinyah Bawi, Tambun, Bungai, Balen Dadas |
Kelayar, Naluya, Palu Lempang, Pupoi |
|
19
|
Kalimantan Timur |
Ngerangkan, Tobengan Marang, Belian Santeyu, Hudog, Perang, dan Gong |
Indung-Indung |
|
20
|
Kalimantan Selatan |
Baksa, Kembang, Guntur, Madikin, Tirik, Lumut |
Saputangan Bapuncu Ampat, Ampar-Ampar Pisang |
|
21
|
Sulawesi Utara dan Gorontalo |
Pajingge, Titi Lotihu, Biteyam Popopalo, Cakalele, Tumetanden, Alabadiri |
Si Patokan, O Ina Ni Keke, Tahanusangkara |
|
22
|
Sulawesi Tengah |
Kalanda, Momosa, Lumense, Paule Cinde |
Tondok Kadadingku, Tope Gugu |
|
23
|
Sulawesi Tenggara |
Kalegoa, Balumpa, Modinggu, Lantitiasi, Mulolo |
Tondok Kadadingku, Peia Tawa-tawa |
|
24
|
Sulawesi Selatan dan Barat |
Bosara, Sitempa-tempa, Kipas, Kalioso, Mak Badung, Salonreng, Pajaga |
Peiwa Tawa-tawa Pakarena, Ma Rencong, Angin Mamiri |
|
25
|
Maluku dan Maluku Utara |
Angkosi, Lenso, Cakalele |
Burung Kaka Tua, Ayo Mama, O Ulate, Sarinande, Goro-gorone, Kole-kole |
|
26
|
Papua |
Musyo, Selamat Datang |
Apuse, Yamko Rambe Yamko |
• Membedakan identitas suku bangsa (pakaian tradisional, bahas, rumah adat, makanan khas, dan upacara adat) yang ada di lingkungan sekitar.
PERAN INDONESIA DI ERA GLOBAL
Globalisasi berarti adanya hubungan antarnegara yang makin erat. Dalam
era global semua Negara di dunia dapat saling berhubungan atau
berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Di dalam era globalisasi,
bangsa Indonesia turut mengambil peranan. Bangsa Indonesia diharapkan
mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di era global. Peranan
Indonesia di era globalisasi adalah menjalin hubungan kerja sama dengan
negara-negara lain. Indonesia di era global dapat berperan baik di
bidang ekonomi, sosial, budaya maupun di bidang politik dan keamanan
serta lingkungan hidup.
Indonesia sebagai satu negara yang tidak terlepas dari pengaruh
globalisasi harus memanfaatkan untuk menawarkan barang dan jasa serta
budaya. Selain itu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat
menghasilkan barangbarang yang berkualitas dan mampu bersaing dengan
negara-negara lain. Ada beberapa tujuan yang hendak dicapai oleh negara
dalam bekerja sama antara lain meningkatkan perekonomian negara, dan
mempererat dan memperkukuh persahabatan antar negara.
1. Bidang Ekonomi
Bidang ekonomi meliputi berbagai kegiatan, seperti perdagangan,
produksi, dan investasi. Beberapa peran yang dilakukan Indonesia dalam
bidang ekonomi, antara lain sebagai berikut.
a. Kegiatan Perdagangan
Indonesia telah lama menjalin hubungan dagang dengan negara lain
Hubungan dagang dilakukan secara bilateral yang dilakukan oleh dua
negara dan regional dengan melibatkan beberapa negara di kawasan,
seperti ASEAN. Contoh:
- Indonesia mengadakan hubungan dagang dengan Korea Selatan.
- Indonesia dengan megara-negara Asia tenggara mengadakan perjanjian perdagangan bebas di Asia Tenggara atau Asean Free Trade Area (AFTA).
- Indonesia juga aktif di tingkat dunia. Indonesia termasuk dalah satu anggota organisasi perdagangan dunia atau World Trade Organization (WTO). Dengan menjadi anggota WTO, berarti Indonesia dapat lebih berperan dalam perdagangan dunia.
b. Kegiatan Produksi
Dalam kegiatan produksi Indonesia juga telah lama melakukan kerja sama
di sektor produksi. Beberapa contoh kerjasam dalam bidang produksi
antara lain sebagai berikut :
- Indonesia menjadi salah satu anggota negara-negara pengekspor minyak atau Organization Petroleum Exporting Countries (OPEC). OPEC didirikan untuk mengatur produksi dan pemasaran minyak para anggotanya.
- Indonesia bersama-sama negara anggota ASEAN mendirikan pabrik mesin diesel di Singapura dan pabrik abu soda di Thailand.
c. Kegiatan Investasi
Indonesia telah memberi izin kepada perusahaan asing untuk melakukan
usaha di Indonesia. Misal Indonesia memberi kesempatan kepada PT Caltex
untuk melaksanakan penambangan minyak bumi di Indonesia. Di sisi lain,
Indonesia juga melakukan investasi di negara lain. Misal, PT Pertamina
telah melakukan penambangan minyak bumi di Arab Saudi dan Kuwait.
Negara asing atau investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia memiliki banyak alasan. Beberapa alasan dan pertimbangan berdirinya perusahaan asing di Indonesia adalah tersedianya tenaga kerja yang murah, tersedianya bahan baku, letak Indonesia yang strategis, pajak dan harga tanah yang rendah.
Negara asing atau investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia memiliki banyak alasan. Beberapa alasan dan pertimbangan berdirinya perusahaan asing di Indonesia adalah tersedianya tenaga kerja yang murah, tersedianya bahan baku, letak Indonesia yang strategis, pajak dan harga tanah yang rendah.
2. Bidang Sosial
Di era global, peran Indonesia di bidang sosial telah melakukan beberapa
kegiatan, antara lain dalam bidang pendidikan dan kesehatan seperti
contoh di bawah ini
- Indonesia sering melakukan pertukaran pelajar dan mahasiswa dengan negara lain. Banyak para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar ke luar negeri. Seperti ke Belanda, Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Australia. Sebaliknya, banyak pelajar dan mahasiswa luar negeri yang belajar di Idonesia.
- Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan kepada negaranegara yang sedang dilanda bencana atau konflik. Misal, Timor Leste ketika dilanda konflik dan kerusuhan, Indonesia mengirimkan bantuan pangan untuk para pengungsi
- Pada saat wabah flu burung melanda Indonesia, Indonesia saling tukar informasi dengan negara lain. Indonesia dan beberapa negara lain melakukan upaya untuk: menangkal menyebarnya virus flu burung.
3. Bidang Budaya
Indonesia memiliki banyak ragam budaya, seperti rumah adat, tarian
daerah, upacara tradisional dan sebagainya. Budaya merupakan salah satu
kekayaan negara. Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia.
Mereka tertarik dengan budaya Indonesia. Semua ini menjadi salah satu
wisata Indonesia. Dengan pesatnya alat transportasi dan komunikasi,
mempermudah untuk melakukan promosi. Hal tersebut, mendorong masyarakat
luar negeri berkunjung ke Indonesia.
4. Bidang Politik dan Keamanan
Di samping di bidang-bidang seperti tersebut di atas, di era global
Indonesia juga bisa berperan di bidang politik dan keamanan. Hubungan
politik Indonsia dengan negera-negara lain sangat erat. Hal ini
dibuktikan dengan saling menempatkan duta besar di setiap negara
Misalnya, Indonesia menempatkan duta besarnya di Australia, demikian
Australia menempatkan duta besarnya di Indonesia.
Dengan adanya hubungan diplomatik, juga terjalin terwujud kegiatan lain.
Misal, pada saat Kamboja dilanda pertikaian politik perebutan kekuasaan
antarfraksi yang bertikai, Indonesia menjadi fasiltator pertemuan bagi
pihak-pihak yan bertikai tersebut. Sebaliknya, ketika Indonesia
berIangsung Pemilu, banyak orang asing dan oganisasi intemasional yang
memantau pelaksanaan pemilu.
Sejak Indonesia menjadi anggota PBB, Indonesia ikut aktif mengirimkan
bantuan pasukan keamanan di bawah bendera PBB. pasukan Indonesia yang
dikirim untuk misi perdamaian ini terkenal dengan sebutan Pasukan
Garuda. Contohnya, Indonesia mengirim Pasukan Garuda XII ke Kamboja.
5. Bidang Lingkungan Hidup
Indonesia memiliki hutan yang luas. Kawasan hutan Indonesia ditetapkan
sebagai paru-paru dunia. Namun, setiap tahun luas hutan di Indonesia
selalu berkurang. Hal ini dikarenakan adanya penebangan liar dan
pembakaran hutan. Indonesia mendapat kritikan dan protes dari
negara-negara lain dan organisasi internasional. Oleh karena itu,
pemerintah melalui aparatnya akan menangkap dan mengusut tuntas para
penebang liar dan pembakaran tersebut. Selain itu, pemerintah bersama
masyarakat juga mulai melakukan penanaman kembali (reboisasi)
hutan-hutan yang gundul.
PERAN INDONESIA DI ERA GLOBAL
MUSIK ANSAMBEL
Pada pergelaran alat musik seperti gamelan, calung, angklung, atau
kolintang terlihat setiap instrumen dimainkan oleh orang yang
berda-beda. Pada gamelan, saron dimainkan secara berbeda dengan bonang,
berbeda pula dengan kenong, juga dengan gong, apalagi dengan gendang.
Tidak hanya cara memainkannya, tetapi nada yang dimainkannya pun
berbeda. Jika di tengah-tengah konser gamelan tiba-tiba seluruh
instrumen dihentikan dan hanya saron yang bermain, tentu tidak akan
dihasilkan harmoni yang indah.
Hal yang sama juga akan terjadi pada orkes calung, angklung, atau kolintang. Begitu juga orkes yang lain. Tiap-tiap instrumen berfungsi sendiri-sendiri dan membentuk suatu harmoni yang indah. Oleh karena itu, dalam penyajian orkes atau ansambel, kita menggunakan prinsip seperti di atas.
Ansambel berasal dari bahasa Perancis yang berarti suatu rombongan musik atau sandiwara. Jadi, pengertian ansambel adalah kelompok kegiatan musik dengan jenis kegiatan seperti yang tercantum dalam sebutannya. Biasanya tampil sebagai hasil kerja sama peserta, di bawah pimpinan seorang pelatih. Misalnya, ansambel tari dan nyanyi, ansambel rekorder, ansambel gitar. Ada tiga jenis alat musik yang biasanya dimainkan dalam ansambel, yaitu alat musik melodis, ritmis, dan harmonis.
Hal yang sama juga akan terjadi pada orkes calung, angklung, atau kolintang. Begitu juga orkes yang lain. Tiap-tiap instrumen berfungsi sendiri-sendiri dan membentuk suatu harmoni yang indah. Oleh karena itu, dalam penyajian orkes atau ansambel, kita menggunakan prinsip seperti di atas.
Ansambel berasal dari bahasa Perancis yang berarti suatu rombongan musik atau sandiwara. Jadi, pengertian ansambel adalah kelompok kegiatan musik dengan jenis kegiatan seperti yang tercantum dalam sebutannya. Biasanya tampil sebagai hasil kerja sama peserta, di bawah pimpinan seorang pelatih. Misalnya, ansambel tari dan nyanyi, ansambel rekorder, ansambel gitar. Ada tiga jenis alat musik yang biasanya dimainkan dalam ansambel, yaitu alat musik melodis, ritmis, dan harmonis.

JENIS PERMAINAN MUSIK ANSAMBEL

Penyebutan ansambel bergantung pada jenis alat musik yang dimainkan. Ada
ansambel yang menggunakan alat musik yang sama jenisnya, ada pula yang
menggunakan alat musik beraneka jenisnya. Oleh karena itu, permainan
ansambel dibedgkan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.
1. Ansambel Sejenis
Dinamakan ansambel sejenis jika alat-alat musik yang dimainkan juga
sejenis. Misalnya, ansambel rekorder, berarti seluruh pemain memainkan
rekorder. Demikian pula ansambel gitar, berarti seluruh pemainnya
memainkan gitar.
Namun, ada pula ansambel yang memainkan beberapa jenis aiat musik
tertentu yang masih tergolong dalam jenis yang sama. Misalnya, ansambel
gesek. Alat musik yang dimainkan mungkin biola, selo, dan kontra bas,
tetapi semuanya masih tergolong alat musik gesek. Ansambel tersebut juga
masih tergolong ansambel sejenis.
Sejenis dengan ini adalah ansambel tiup. Alat musik yang dimainkan bisa berupa flute, saksofon, trombon, trompet, klarinet, oboe, dan alat musik tiup lainnya.
Sejenis dengan ini adalah ansambel tiup. Alat musik yang dimainkan bisa berupa flute, saksofon, trombon, trompet, klarinet, oboe, dan alat musik tiup lainnya.
Selain itu, terdapat juga ansambel perkusi yang memainkan alat musik, seperti rampak gendang dan gamelan.
2. Ansambel Campuran
Permainan ansambel campuran melibatkan permainan aneka macam alat musik,
seperti alat musik tiup, gesek, petik, dan perkusi. Permainan ansambel
campuran yang melibatkan banyak macam alat musik membutuhkan pemain yang
memiliki kecakapan memainkan musik yang berbeda-beda.
MENGENAL ALAT MUSIK
Agar dapat bermain ansambel, pemain harus menguasai permainan alat-alat
musik. Ditinjau dari fungsinya, alat musik dikelompokkan menjadi tiga,
yaitu alat musik melodis, alat musik ritmis, dan alat musik harmonis.
1. Alat Musik Melodis

Alat musik melodis berfungsi membawakan melodi suatu lagu. Sebagai
pembawa lagu, alat musik ini memiliki nada-nada sehingga dapat
mengeluarkan rangkaian nada dalam lagu. Termasuk alat musik melodis
adalah suling, biola, rebab, saran, pianika, rekorder, dan mandolin.
Pianika tergolong sebagai alat musik tiup. Bentuknya seperti organ atau
piano berukuran kecil. Cara memainkannya adalah dengan menekan tuts
seperti memainkan organ atau piano, hanya bunyi yang dihasilkan berasal
dari udara yang ditiupkan ke alat. Pianika biasanya digunakan untuk
memainkan melodi pokok. Tuts pianika ada yang berwarna putih yang
berfungsi untuk memainkan nada-nada pokok atau asli dan ada pula yang
berwarna hitam untuk memainkan nada-nada kromatis (naik atau turun Yi
nada).
Saat memainkan pianika, mulut bertugas meniup, tangan kiri memegang pianika, dan tangan kanan menekan tuts untuk memainkan melodi lagu.
Hal yang perlu diperhatikan dalam bermain pianika adalah sebagai berikut.
- Memainkan dengan lima jari, setiap jari mempunyai tugas untuk menekan tuts-tuts tertentu.
- Cara meniup diusahakan halus dan rata.
- Bentuk tangan kanan seperti memegang bola sehingga memungkir:ikan jari bergerak dengan leluasa.
- ibu jari, sebagai jari nomor 1.
- jari telunjuk, sebagai jari nomor 2.
- jari tengah, sebagai jari nomor 3.
- jari manis, sebagai jari nomor 4.
- jari kelingking, sebagi jari nomor 5.
Alat musik ritmis berfungsi untuk memberikan irama karena alat musik ini tidak memiliki nada. Alat musik yang termasuk ritmis adalah triangle, gendang, tamborin, ketipung, tifa, kastanyet, dan drum.

Contoh Partitur untuk Drum

Alat musik harmonis adalah alat musik yang berfungsi melodis dan
sekaligus ritmis. Alat musik ini mampu menghasilkan nada dan juga dapat
dimainkan sebagai pengiring dalam paduan nada atau yang lazim disebut
akor. Alat yang termasuk jenis alat musik harmonis adalah piano, organ,
kibor, gitar, siter, dan sasando.
MUSIK ANSAMBEL
HEMAT ENERGI
Tentu Anda sekarang ini sangat merasa dimanjakan
dengan berbagai teknologi yang menyamankan kehidupan sehari-hari Anda.
Dan tanpa Anda sadari semua kecanggihan dan kenyamanan yang Anda miliki
ini ditenagai oleh energi listrik.
Pernahkah Anda berfikir jika suatu saat nanti listrik
akan hilang, dan anak cucu kita tidak dapat menikmatinya? Mungkin
sebagian dari Anda ada yang peduli ada juga yang tidak peduli. Tapi
alangkah baiknya untuk dapat hidup hemat listrik. Tapi, bagaimanakah
cara untuk hemat energi listrik yang baik dan benar? Bagi yang ingin tau pasti penasaran sekali bukan?
Hemat Energi Listrik dan Air
Baiklah, bagi Anda yang sangat penasaran dengan
bagaimana cara menghemat listrik, kami akan memberikan jawabannya untuk
Anda. Langkah hemat energi listrik ini memang baik dilakukan terutama
dimulai dari area rumah tangga. Baiklah, kita mulai hemat energi listrik
pada pencahayaan di rumah.
Pertama, padamkan lampu apabila ruangan tidak
terpakai, dan padamkan lampu saat siang hari karena hal ini tidak akan
membuat energi listrik terbuang sia-sia. Anda dapat menyalakan lampu
halaman jika hari telah benar-benar gelap, dan mematikan lampu jika hari
sudah mulai terlihat terang.
Penghematan Energi
Anda juga sebaiknya meletakkan lemari es minimal
15 cm dari tembok agar sirkulasi udara ke kondensor menjadi baik. Dan
bersihkanlah konsendor secara teratur dari debu dan kotoran agar proses
pelepasan panas berjalan dengan baik. Itulah cara menghemat energi
listrik dengan menggunakan lemari es atau pendingin dengan baik.
Cara penghematan selanjutnya yaitu dengan menghemat
setrika. Pastilah setrika merupakan sebuah alat yang penting untuk Anda
bukan? Yah, setrika ini tentu tidak akan membuat baju Anda kusut ataupun
tidak rapi. Jika Anda menggunakan setrika untuk merapikan baju Anda,
sebaiknya Anda mengatur penggunaan tingkat panas yang disesuaikan dengan
bahan kain yang disetrika. Anda juga sebaiknya membersihkan sisi besi
bagian bawah setrika agar penghantar panas berlangsung baik. Setrikalah
baju Anda langsung banyak jangan hanya satu persatu setiap hari karena
ini akan membuat listrik boros.
Cara hemat energi listrik
yang selanjutnya yaitu dengan mengurangi pemakaian listrik pada waktu
beban puncak yaitu pada pukul 18.00-22.00. Anda juga sebaiknya
menggunakan berbagai peralatan listrik yang hemat energi. Matikan magic
jar atau magic com apabila nasi telah matang atau tersisa sedikit,
karena jika dinyalakan listrik akan terbuang sia-sia. Jika peralatan
listrik yang digunakan menggunakan sistem remote dan sedang tidak
digunakan, maka sebaiknya mematikannya dari tombol on off dan lepaskan
tusuk kontaknya, dan jangan mematikannya hanya lewat remot kontrol.
Matikan juga televisi, radio, dan peralatan audio visual lainnya jika
tidak Anda tonton atau dengarkan.
Bagi Anda yang sebaiknya menyalakan heater 20 menit
sebelum air panas digunakan untuk menghemat listrik. Anda juga sebaiknya
membersihkan secara periodic bola lampu/lubang lampu beserta
reflektornya agar bersih dan tidak mengurangi cahaya. Itulah beberapa
hal yang dapat Anda lakukan untuk hemat energi listrik. Bagi Anda yang
mencintai lingkungan memang sebaiknya melakukan penghematan listrik,
agar listrik nantinya dapat dinikmati oleh anak cucu kita. Semoga
informasi yang kami berikan tadi dapat membantu Anda dalam melakukan
upaya penghematan listrik. Dengan menghemat listrik, selain menjaga
keberlangsungan listrik itu sendiri juga dapat menghemat pengeluaran
biaya tagihan listrik. Bagaimana? Menyenangkan bukan?
HEMAT ENERGI
Latihan keseimbangan adalah
latihan khusus yang ditujukan untuk membantu meningkatkan kekuatan otot pada
anggota bawah (kaki) dan untuk meningkatkan sistem vestibular/kesimbangan
tubuh. Organ yang berperan dalam sistem keseimbangan tubuh adalah balance
perception. Latihan keseimbangan sangat penting pada lansia (lanjut usia)
karena latihan ini sangat membantu mempertahankan tubuhnya agar stabil sehingga
mencegah terjatuh yang sering terjadi pada lansia. Setiap tahunnya di Amerika
Serikat dilaporkan sekitar 300.000 kasus patah tulang pada hip disebabkan
karena terjatuh. Latihan keseimbangan ini sangat berguna untuk memandirikan
para lansia agar mengoptimalkan kemampuannya sehingga menghindari dari dampak
yang terjadi yang disebabkan karena ketidakmampuannya.
Otak, otot dan tulang bekerja bersama-sama menjaga keseimbangan tubuh agar tetap seimbang dan mencegah terjatuh. Ketiga organ ini merupakan sasaran yang terpenting dan harus dioptimalkan pada latihan keseimbangan, untuk itu program latihan integrasi yang lengkap harus dipersiapkan oleh seorang fisioterapis. Dasar untuk menciptakan program latihan keseimbangan yaitu pada awalnya adalah latihan penguatan kemudian latihan penguatan tersebut dimodifikasikan dengan latihan keseimbangan seperti berdiri dengan satu kaki atau memejamkan mata.
Fisioterapis sangat membantu dalam memepercepat keseluruhan proses dan membantu mendesign program latihan keseimbangan yang terintegrasi sesuai dengan tingkatan level manakah keseimbangan anda.
Latihan keseimbangan dapat dilakukan dirumah dan dapat dilakukan sehari-hari, dimulai dari yang sederhana kemudian dilanjutkan kelevel yang sulit. Dibawah ini beberapa latihan sederhana yg dapat dipraktekkan dirumah :
Untuk Beginer :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya
2. Gengamlah pegangan kursi tersebut
3. Angkat satu kaki dan pertahankan kesimbangannya ketika berdiri
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
Untuk intermediate :
1. Berdiri disamping kursi yang tingi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya.
2. Tanpa memegang genggaman kursi tersebut angkatlah satu kaki anda
3. Tahan sampai hitungan kesepuluh
4. Ulangi pada kaki yang lain
5. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
Untuk Advance :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi hanya untuk berjaga-jaga saja
2. Tanpa menggenggam kursi angkatlah kaki anda
3. Kemudian pejamkan kedua mata anda
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
Sensitivitas sensor proprioseptif berfungsi mengatur keseimbangan tubuh, inilah yang membuat kita menyadari posisi tubuh sedang berdiri, duduk atau sedang melakukan aktivitas apapun sehingga tidak terjatuh atau tubuh oleng ketika berdiri.
Proprioseptif dapat ditemukan pada beberapa bagian tubuh seperti sekujur kulit, otot dan sendi.
Degenerasi fungsi proprioseptif merupakan awal gangguan keseimbangan yang sering terjadi ketika mulai memasuki usia ke 50 tahun. Proses alamiah tersebut akan menyebabkan metabolisme otot menurun, sehingga lemak mudah mengumpul dan timbunan lemak ini yang membuat otot kehilangan kekuatan, akibatnya keseimbangan tubuh juga semakin berkurang.
Upaya perbaikan terhadap fungsi keseimbangan tubuh dapat dilakukan melalui latihan keseimbangan, sebagai berikut :
1. Latihan penguatan.
Latihan penguatan berfungsi meningkatkan metabolisme tubuh dengan fokus pada otot - otot kaki, paha, perut dan panggul. Otot - otot tersebut merupakan satu kesatuan yang berfungsi sebagai penahan tubuh, sehingga jika semua otot ini lemah maka tubuh akan mudah terjatuh. Latihan awal dapat dilakukan tanpa beban, jika sudah mulai terbiasa dapat ditambahkan beban ringan seberat 0,5 - 1 kilogram. Beban dibebatkan pada pergelangan kaki yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kekuatan otot.
Gerakan pada latihan penguatan meliputi :
a. Penguatan 1.
Berdiri tegak dengan kaki kiri diangkat ke samping dan tahan selama satu detik lalu kembali ke posisi normal. Ulangi hingga 10 kali dan lakukan pada kaki sebaliknya.
b. Penguatan 2.
Berdiri tegak dengan angkat salah satu kaki ke depan dan tahan selama satu detik lalu kembali ke posisi normal. Ulangi hingga 10 kali dan lakukan pada kaki sebaliknya.
c. Penguatan 3.
Duduk di kursi dengan badan tegak dan beri alas bantal pada punggung. Tarik badan ke belakang, tahan satu detik dan kembali ke posisi normal. Ulangi hingga 3 - 5 set dengan satu set 10 hitungan.
2. Latihan keseimbangan.
Latihan keseimbangan bertujuan untuk mengasah sensitivitas sensor proprioseptif. Prinsip gerakan latihan keseimbangan cukup mudah hanya dengan duduk kemudian berdiri yang dilakukan berulang - ulang, tetapi dapat menjadi sulit bagi mereka yang keseimbangannya terganggu akan merasa seperti jatuh ketika berdiri.
Gerakan pada latihan keseimbangan meliputi :
a. Keseimbangan 1.
Duduk di kursi dengan badan tegak kemudian berdiri dan tahan satu detik. Untuk permulaan ketika berdiri dapat berpegangan pada kursi. Lakukan hingga 3 - 5 set dengan satu set 10 hitungan. Bila sudah mulai terbiasa latihan dapat dilakukan dengan mata tertutup.
b. Keseimbangan 2.
Berdiri tegak dan berjalan lurus perlahan dengan kaki rapat, tumit menyentuh ujung ibu jari kaki. Tempuh perjalanan sejauh - jauhnya. Bila sudah mulai terbiasa latihan dapat dilakukan dengan mata tertutup.
GERAK KESEIMBANGAN DI TEMPAT
Sampah Organik Dan Anorganik - Sampah adalah sisa atau barang buangan yang sudah tidak digunakan dan di pakai lagi oleh pemiliknya. Sampah secara umum di bagi menjadi dua yaitu sampah organik dan anorganik. Kedua sampah ini memiliki manfaat untuk kita, namun juga ada dampaknya untuk lingkungan.
Kali ini saya akan berbagi beberapa hal mengenai perbedaan di antara kedua jenis sampah di atas, serta saya paparkan juga manfaat dari masing-masing jenis sampah untuk kehidupan di muka bumi. Okey langsung kita bahas saja ya satu-satu di mulai dari definisi atau perbedaan sampah organik dan anorganik, simak di bawah ini:
Perbedaan Sampah Organik Dan Anorganik Beserta Contohnya
1. Sampah organik adalah limbah yang bersal dari sisa makhluk hidup (alam) seperti hewan, manusia, tumbuhan yang mengalami pembusukan atau pelapukan. Sampah ini tergolong sampah yang ramah lingkungan karena dapat di urai oleh bakteri secara lami dan berlangsungnya cepat.
- Contohnya : Daun, kayu, kulit telur, bangkai hewan, bangkai tumbuhan, kotoran hewan dan manusia, Sisa makanan, Sisa manusia. kardus, kertas dan lain-lain.
2. Sampah Anorgani adalah sampah yang berasal dari sisa manusia yang sulit untuk di urai oleh bakteri, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama (hinga ratusan tahun) untuk dapat di uraikan. Biasanya berasal dari sampah industri.
- Contohnya : Plastik, botol minuman mineral, besi, kaca (beling), Kain atau baju, kaleng, ban bekas, pulpen, spidol, jam tangan, dan lain-lain.
Sekarang anda sudah mengerti apa itu sampah organik dan anorganik, selanjutnya kita akan membahas manfaat yang bisa kita ambil dari setiap jenis sampah di atas, yuk simak di bawah ini
Manfaat sampah organik dan anorganik Beserta contohnya
1. Sampah Atau Limah OrganikManfaat sampah organik adalah untuk meningkatkan kesuburan pada tanah, karena bahannya organik dapat di urai oleh bakteri yang kemudian menjadi nutrisi yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman. Tanah menjadi lebih subur dan pohonnya bisa tambah bagus tumbuhnya. Ada juga limbah organik yang dapat di jadikan barang yang bernilai tinggi, seperti limbah akar tanaman untuk hiasan rumah, serbuk kayu untuk di jadikan mebel atau perabotan rumah tangga.
2. Sampah Atau Limbah Anorganik
Manfaat sampah anorganik adalah untuk di daur ulang menjadi produk baru, contohnya limbah plastik yang di daur ulang menjadi mainan plastik, kursi dan lain-lain. Limbah besi yang di panaskan dan di jadikan bahan dan produk baru seperti pagar rumah, palu, paku dan lain-lain. Sampah organik juga sering di jadikan kerajinan oleh orang yagn kreativ seperti sandal, tas yang terbuat dari karung goni bekas.
Nah sekarang kita sudah tau beberapa manfaat dari dua jenis limbah di atas. Walaupun sampah di atas memiliki manfaat, Namun juga memiliki dampak negatif untuk kehidupan manusia dan hewan lainna.
